PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Statistika Psikologi, Metodologi Penelitian

Analisis Korelasi

correlation analysis

Ringkasan Singkat

Analisis korelasi adalah berbagai prosedur statistik untuk mengidentifikasi dan menentukan kekuatan atau derajat hubungan antar variabel, tanpa membuat inferensi tentang kausalitas.

Analisis korelasi adalah serangkaian prosedur statistik yang digunakan untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara dua atau lebih variabel, serta untuk menentukan kekuatan dan arah hubungan tersebut. Prosedur ini sangat fundamental dalam penelitian psikologi dan ilmu sosial karena memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi bagaimana variabel-variabel saling terkait. Contoh analisis korelasi meliputi analisis kanonikal dan analisis faktor, yang keduanya membantu dalam mengungkap struktur hubungan yang kompleks dalam kumpulan data.

Penting untuk ditekankan bahwa analisis korelasi hanya menunjukkan asosiasi (hubungan) antara variabel; ia tidak membuat inferensi tentang kausalitas (sebab-akibat). Ini berarti bahwa meskipun dua variabel mungkin sangat berkorelasi, kita tidak dapat menyimpulkan bahwa satu variabel menyebabkan yang lain berdasarkan analisis korelasi saja. Misalnya, jika ada korelasi antara konsumsi es krim dan insiden tenggelam, analisis korelasi tidak bisa mengatakan bahwa es krim menyebabkan tenggelam (variabel ketiga, suhu panas, mungkin menjadi penyebab keduanya). Kesalahpahaman ini dikenal sebagai kekeliruan korelasional. Oleh karena itu, penelitian yang bertujuan untuk membangun kausalitas memerlukan desain eksperimental dengan manipulasi variabel dan kontrol.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology. (n.d.). Correlation analysis. Retrieved from https://dictionary.apa.org/correlation-analysis
  • Tabachnick, B. G., & Fidell, L. S. (2013). Using Multivariate Statistics (6th ed.). Pearson.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback